Perilaku Ghasab di Pesantren
Pengertian Ghasab secara etimologis, berasal dari bahasa Arab, َبَصَغ – ابْصَغ yang artinya adalah memaksa. [1] Sedangkan secara terminologi atau istilah adalah mengambil harta orang lain dengan terang-terangan. Kalau mengambil itu dengan sembunyi-sembunyi, disebut mencuri. Menurut dari Tarjuman Khulasoh Kitab Kifayatul Akhyar, Ghasab adalah mengambil harta orang lain dengan terang-terangan. Jikalau mengambilnya dengan sembunyi-sembunyi, dinamakan mencuri atau maling. [2] Perbuatan Ghasab merupakan tergolong dosa besar. [3] Ghasab termasuk dosa, sebab mengambil tanpa izin pemiliknya. [4] Perbuatatan ghasab merupakan perbuatan yang dilarang. Padahal Allah sudah berfirman yang tepatnya pada Surah Al-Baqarah, ayat 188, yaitu: وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوْا بِهَآ اِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوْا فَرِيْقًا مِّنْ اَمْوَالِ النَّاسِ بِالْاِثْمِ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ࣖ ١٨٨ Artinya : “Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang bat...