Postingan

Perilaku Ghasab di Pesantren

Pengertian Ghasab secara etimologis, berasal dari bahasa Arab, َبَصَغ – ابْصَغ yang artinya adalah memaksa. [1] Sedangkan secara terminologi atau istilah adalah mengambil harta orang lain dengan terang-terangan. Kalau mengambil itu dengan sembunyi-sembunyi, disebut mencuri. Menurut dari Tarjuman Khulasoh Kitab Kifayatul Akhyar, Ghasab adalah mengambil harta orang lain dengan terang-terangan. Jikalau mengambilnya dengan sembunyi-sembunyi, dinamakan mencuri atau maling. [2] Perbuatan Ghasab merupakan tergolong dosa besar. [3] Ghasab termasuk dosa, sebab mengambil tanpa izin pemiliknya. [4] Perbuatatan ghasab merupakan perbuatan yang dilarang. Padahal Allah sudah berfirman yang tepatnya pada Surah Al-Baqarah, ayat 188, yaitu: وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوْا بِهَآ اِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوْا فَرِيْقًا مِّنْ اَمْوَالِ النَّاسِ بِالْاِثْمِ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ࣖ ١٨٨ Artinya : “Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang bat...

Manajemen Pendidikan Madrasah: Langkah-langkah perencanaan dalam manajemen pendidikan karakter

1.       Planning Langkah awal perencanaan dalam manajemen pendidikan karakter adalah menanamkan kesadaran bersama dan menyamakan persepsi akan pentingnya pengintegrasian nilai yang ada pada semua aktivitas yang ada di madrasah, sehingga nilai tersebut bisa menjadi habit (kebiasaan) oleh semua stakeholder madrasah. Langkah ini juga perlu ditegaskan dengan dasar atau regulasi tentang perlunya sekolah atau madrasah menerapkan pendidikan karakter. Regulasi atau dasar pengambilan hukum tentang perlunya pelaksanaan pendidikan karakter di madrasah harus dapat dijelaskan oleh kepala madrasah, sehingga semua stakeholder madrasah mampu melaksanakan secara sadar dan bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pemebalajaran yang akan dilaksanakanya. Setelah diambil kesamaan persepsi tentang pentingnya penerapan pendidikan nilai/karakter, maka madrasah harus menerjemahkan visi dan misi madrasah pada kerangka pendidikan karakter. Selanjutnya, kepala madrasah bersama dengan ...